Membuka Jendela Dunia melalui Field Trip SMP Al Azhar Syifa Budi Parahyangan ke Singapura dan Malaysia

Bandung Barat - Untuk mendapatkan pengalaman belajar bermakna, SMP Al Azhar Syifa Budi Parahyangan mengadakan kegiatan belajar di luar kelas dengan mengunjungi Singapura dan Malaysia. Field trip ini diikuti oleh kelas 8 dan 9, dengan bertujuan memupuk mental kiasu dan menjelajahi inspirasi tentang disiplin, teknologi, botani, lanskap, ekonomi, dan kebijakan di negara-negara tetangga.  

Keberangkatan dilaksanakan dalam dua gelombang. Keberangkatan pertama adalah kelas 8 pada tanggal 2-5 Februari 2024, untuk keberangkatan kedua kelas 9 pada tanggal 16-19 Februari 2024. Field trip dimulai dari kumpul di sekolah untuk sama-sama berangkat ke Singapura melalui Bandara Soekarno Hatta. Setelah sampai di Singapura, peserta mengunjungi Jewel Changi Airport terlebih dahulu.

Setelah itu, peserta mengunjungi Merlion Park, sebagai ikon dari Singapura. Dilanjut dengan mengunjungi Marina Gardens by The Bay untuk belajar mengenai botani. Di Marina Gardens by The Bay peserta dapat mendapatkan edukasi mengenai tanaman di seluruh dunia. Mulai dari tanaman yang beriklim sejuk, sedang hingga tropis.  Lalu mengunjungi Arab Street, untuk makan. Kegiatan akhir di hari pertama ditutup dengan mengunjungi Wings of Time untuk menonton pertunjukan Air Mancur.

Hari kedua peserta mengunjungi Santosa Island untuk pergi ke Universal Studio Singapore untuk mendapatkan pengalaman interaktif dari wahana-wahana yang ada. Setelah selesai mengunjungi Universal Studio Singapore, selanjutnya peserta pergi ke Malaysia melalui jalan darat. Saat di Malaysia, peserta mengunjungi Genting Highland untuk melihat pemandangan alam melalui Cable Car. Dilanjut ke Mall Genting Highland.

Setelah itu peserta pergi ke Kuala Lumpur City Center untuk melihat landmark dari Malaysia, Petronas Twin Tower, dilanjut pergi ke Petrosains untuk mendapatkan pengalaman belajar melalui STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics). Hari keempat, peserta mengunjungi Istana Negara, dilanjut mengunjungi pasar seni untuk belanja oleh-oleh sebelum persiapan kembali ke sekolah.

 Field trip meninggalkan kesan yang mendalam, salah satu peserta Fieldtrip, Kalin Aisha Putri Yogaswara menyatakan:”Selama field trip, aku bisa melatih kedisiplinanku. Karena kemarin perkelompok, kita harus mementingkan kepentingan orang lain juga dan tidak boleh egois. Aku juga berpikir bahwa orang-orang Singapura bagus dalam visi yang sama, contohnya Singapura pintar memanfaatkan sumber daya, seperti Wings of Time yang dialirkan dari pembangkit listrik tenaga air. Mereka bisa berpikir dua langkah ke depan dari negara-negara lainnya. Mereka juga memanfaatkan ruang di bawah jalan layang untuk menanam bunga. Di Malaysia, aku tertarik dengan ilmu pengetahuan yang disediakan Petrosains karena ciamik.”

Bunda Shopi Setiawati Maulidah, selaku Ketua Pelaksana Field Trip mengharapkan dengan mengikuti kegiatan field trip, ananda dapat menjaga praktik keagamaan di mana pun berada, mengasah mental kiasu, dan mengembangkan keterampilan belajar serta berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan native speaker.