Bandung Barat – SMP Al Azhar Syifa Budi Parahyangan baru-baru ini menggelar acara Festival Budaya dengan tema "Harmoni Warna Nusantara" pada tanggal 20 Desember 2023. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang diadakan secara teratur setiap tahun. Festival Budaya dijadikan sebagai sarana pembelajaran berbasis proyek, memberikan peluang kepada peserta didik untuk "mengalami pengetahuan" sebagai bagian dari proses penguatan karakter, sekaligus memberi kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, diharapkan melalui Festival Budaya, siswa tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku sesuai dengan identitas mereka sebagai warga Indonesia sekaligus warga dunia.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah sebagai proses menuju penguatan karakter yang didalamnya ada kerjasama, kolaborasi, gotong royong, cinta tanah air, berfikir kritis dan kreatif. Selain itu menambahkan pengalaman belajar karena melibatkan proses yang begitu panjang, dimulai dari pembuatan konsep, pencarian konten, memilih dan memutuskan dan hingga pada akhirnya dipersembahkan serta ditampilkan ke khalayak umum. Sebanyak 300 peserta didik SMP Al Azhar Syifa Budi Parahyangan ikut terlibat aktif dalam acara ini.

Peserta didik memulai persiapan dan perencanaan dengan mengamati kegiatan Festival Budaya pada tahun sebelumnya. Guru hanya berperan sebagai fasilitator, dan membiarkan siswa untuk mengambil inisiatif. Setelah pembagian wilayah, siswa-siswi berdiskusi untuk merencanakan konsep penampilan dan stand pameran. Festival Budaya dibuka dengan drumband, silat, rampak gendang, serta tari japongan. Lalu disusul oleh penampilan perkelas yang membawakan alat musik, drama, tarian, maupun nyanyian daerah yang mewakili setiap daerah di Indonesia.

Tidak hanya menampilkan penampilan di panggung, Festival Budaya juga memajang stand yang mencerminkan setiap daerah di Indonesia. Pengunjung diajak untuk menikmati penampilan di setiap stand, agar dapat meningkatkan pemahaman tentang kekayaan budaya Nusantara. Bahkan, pengunjung diberi kesempatan untuk mendapatkan makanan gratis dengan menjawab pertanyaan di setiap stand.

Astuti Wulansari, Ketua Pelaksana Festival Budaya SMP Al Azhar Syifa Budi Parahyangan, menyatakan, “Anak-anak mengalami proses untuk menjadi siswa yang bernalar kritis, mandiri, kreatif dan problem solver yang baik. Jadi yang utama dari kegiatan Festival Budaya ini adalah proses. Hasil akhir adalah bonus yang mereka terima dari proses panjang yang mereka alami dengan teman-temannya.” Tutur Astuti Wulansari, Ketua Pelaksana Festival Budaya SMP Al Azhar Syifa Budi Parahyangan.